Oleh : dr. Indiradewi Hestianingsih
Klikdokter.com
- Pada waktu kita berkeringat, memang sangat tidak menyenangkan
terutama pada saat Kita menghadiri acara penting, tetap saja keringat
bercucuran keluar. Keringat akan terangsang keluar berlebih pada saat
kepanasan, stres dan kegembiraan yang luar biasa. Pada dasarnya
keluarnya keringat tidak terlalu bermasalah bila tidak disertai bau,
tapi bila disertai bau yang tidak menyenangkan sangat mengganggu.Kelenjar keringat berada di seluruh tubuh untuk membantu mengatur temperatur tubuh dan membuang zat-zat yang tidak berguna dari tubuh.
Keringat yang berbau biasanya disebabkan oleh bakteri. Terutama tempat hangat dan lembab yang merupakan tempat subur bagi berkembangnya bakteri seperti di sekitar ketiak, punggung, telapak tangan, sela-sela jari ataupun daerah tersembunyi lainnya. Perspirasi atau penguapan yang terjadi pada tubuh, merupakan campuran air garam, gula dan beberapa asam organik, karenanya tidak berbau.
Cara paling aman dan hemat untuk membuang bau badan sebetulnya gampang dan murah yaitu dengan menjaga kebersihan tubuh. Rutin mandi 2 x sehari dan membersihkan ketiak dengan sabun antiseptik setiap kali mandi dapat dilakukan. Setelah mandi, keringkan dengan handuk, tisu atau lap kering dan bubuhkan bedak antiseptik. Jika bedak sudah hilang, bisa dibubuhkan lagi. Sebaiknya hindari memakai bedak yang wangi karena bila tidak cocok dengan produksi keringat, malah bertambah bau.
Beberapa cara mencegah keringat berlebih dan keringat yang aromanya tidak sedap, antara lain:
- Bedak.
- Deodoran.
Deodoran
ada banyak jenisnya. Ada yang disemprot, ada pula yang roll on.
Tergantung pembawaannya ke kulit dan kandungan yang ada di dalamnya.
Deodoran mempunyai kandungan yang berbeda. Deodoran antiperspiran
mengandung senyawa aktif seperti alumunium chloride dan alumunium
hydroxibromyde yang berfungsi mengurangi produksi kelenjar keringat
dengan mempersempit pori-pori kulit. Terkadang, ada pula yang
menambahkan parfum pada kandungan deodoran. Sebaiknya hati-hati. Jika
kandungan parfumnya tidak cocok dengan kelenjar, malah akan bertambah
bau. Sementara deodoran antiseptik mampu membunuh bakteri penyebab bau
badan. Keduanya bisa digunakan, tergantung kecocokan kulit dan tidak
membuat kulit jadi tergantung. Jenis antipespiran, selain membunuh
bakteri juga bertugas mengurangi jumlah keringat.- Botox.
Botox
berfungsi melumpuhkan kelenjar keringat dengan suntikan. Botox
sebaiknya digunakan jika seseorang sudah sangat terganggu oleh produksi
keringat yang berlebih yang menimbulkan bau badan tak sedap. Bisanya,
suntikan botox dilakukan setahun sekali, karena efek suntikan bisa
bertahan lama.- Obat Minum.
- Teknik operasi.
- Tehnik paling murah
B.B. alias bau badan memang sangat mengganggu dalam tata pergaulan. Untuk mencegah agar bau badan kita tetap normal, tidak menyengat, berikut ini saya berikan cara tradisional yang manjur. Yaitu: minumlah air rebusan kunyit yang telah dicampur dengan asam dan gula merah secukupnya. Dosisnya, untuk setiap hari satu gelas saja. Manfaatnya, selain keringat kita tidak berbau juga untuk menghindari agar wajah kita tidak jerawatan. Manfaat lain juga untuk menjaga agar mulut kita tidak berbau.


0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !